Dengan kemajuan teknologi, ukuran komputer secara bertahap menyusut dan dampak paling besar dari perubahan ini adalah pada motherboard. Motherboard juga dikenal sebagai papan logika di perangkat Apple. Ini adalah PCB pusat di komputer. Saat ini, motherboard atau papan logika telah menjadi sangat kecil sehingga sebagian besar tukang reparasi perangkat seluler mempertimbangkan untuk mengganti bagian tersebut alih-alih menginvestasikan waktu berharga mereka untuk memperbaikinya.

Pertimbangkan komputer sebagai bangunan dan motherboard sebagai batu fondasinya. Ini kemudian menjadi jelas mengapa kerusakan pada motherboard dapat menjadi masalah, tetapi bukan tidak mungkin untuk memperbaiki motherboard yang rusak.

Jadi, mari kita memulai perjalanan untuk menemukan bagaimana seseorang dapat memperbaiki motherboard yang rusak.

Ketahui tentang jenis motherboard

Kecuali seorang profesional perbaikan telah memperoleh pengetahuan tentang berbagai jenis motherboard, akan tetap sulit baginya untuk mengambil tindakan konkret.

Misalnya motherboard AT yang merupakan yang tertua dan motherboard ATX yang menjadi populer di tahun 90-an. Ada juga motherboard LPX, BTX, Pico BTX, dan Mini ITX.

Pahami berbagai komponen

Motherboard memiliki beberapa komponen yang masing-masing menjalankan fungsi yang berbeda. Tanpa mengembangkan pemahaman mendalam tentang komponen ini, profesional perbaikan tidak akan pernah dapat mengidentifikasi akar penyebab masalah di motherboard. Beberapa dari komponen tersebut adalah CPU, RAM, BIOS, Expansion bus, dan sebagainya.

Miliki alat perbaikan yang tepat

Penting untuk memiliki alat yang tepat untuk memperbaiki motherboard yang rusak. Tidak memiliki alat yang tepat hanya menyebabkan stres dan kebingungan selama pekerjaan perbaikan. Maka tenaga ahli reparasi harus memperhatikan untuk mengumpulkan alat yang tepat yaitu sebagai berikut:

Set obeng generik

Mikroskop digital mandiri portabel

Dudukan ponsel PCB

Stasiun solder

Identifikasi masalah yang mendasarinya

Ketika seseorang mengatakan motherboard mati, inilah saatnya untuk berpikir ulang. Tidak mungkin motherboard berkualitas rusak tiba-tiba kecuali jika ada kerusakan petir. Sering kali, penyebab sebenarnya adalah catu daya mati. Jadi, yang terbaik adalah menginvestasikan waktu untuk mengidentifikasi akar penyebab masalahnya.

Kadang-kadang, meskipun catu daya baik-baik saja, motherboard mungkin gagal berfungsi karena kesalahan kecil saat merakit komponen atau koneksi yang salah. Namun, jika kerusakan disebabkan oleh tumpahan air, menggunakan pembersih ultrasonik dapat mengatasi masalah tersebut.

Terakhir, jika tampaknya diagnosis masalah memakan waktu terlalu lama dan bahkan setelah mencoba semua metode pemecahan masalah, motherboard tidak berfungsi, sebaiknya mencari layanan perbaikan papan logika profesional dari para ahli.



Source by Jose Martin