Pada tahun 2005, Google mengakuisisi perusahaan kecil bernama Android Inc. Ini menandai awal masuknya Google ke pasar teknologi seluler. Android adalah sistem operasi open source, yang didasarkan pada teknologi Linux. Pada tahun 2010, Android telah tumbuh menjadi platform ponsel pintar terkemuka dan juga tumbuh paling cepat di dunia. Hingga akhir kuartal ketiga 2012, diperkirakan lebih dari 500 juta perangkat yang menggunakan OS Android telah diaktifkan.

Penggunaan sistem operasi open source ini telah membawa banyak keuntungan bagi pengguna dan pengembang perangkat seluler. Di bawah ini adalah 5 manfaat teratas dari sistem operasi Android;

  • Kebebasan untuk menggunakan perangkat lunak.
  • Aplikasi di banyak perangkat.
  • Dukungan jaringan 4G.
  • Kemampuan untuk menggunakan dan memilih dari aplikasi pihak ketiga.
  • Kebebasan untuk mengubah sistem operasi.

Pengembang smartphone dan perangkat seluler dapat dengan bebas menggunakan dan bahkan mengubah sistem operasi agar sesuai dengan standar dan kebutuhan mereka. Artinya, penggunaan OS ini membuka jalan bagi produsen ponsel lain untuk memanfaatkan teknologi tersebut.

Beberapa pengembang perangkat seluler yang menggunakan sistem operasi ini adalah Motorola Android dan HTC. Produsen ponsel pintar ini telah mampu merancang perangkat seluler, yang menggunakan antarmuka pengguna khusus yang dijalankan pada teknologi dasar Android. Selain itu, pengembang perangkat seluler juga dapat membuat aplikasi mereka sendiri yang bertujuan untuk meningkatkan fitur sistem operasi atau hanya mengubahnya agar sesuai dengan aplikasi perangkat mereka.

Artinya, pengguna perangkat seluler dapat menikmati sistem operasi menggunakan perangkat berbeda dari produsen berbeda. Inilah salah satu aspek yang berkontribusi pada pesatnya pertumbuhan perangkat seluler berbasis Android.

Selain itu, OS open source tidak terbatas pada satu perangkat. Ini dapat digunakan di ponsel, tablet, notebook dan juga ultrabook. Ponsel Android pertama yang dirancang untuk pasar AS adalah HTC T-Mobile G1. Banyak ponsel lain telah dirancang oleh produsen lain dan prospek pertumbuhannya tinggi.

Produsen ponsel yang menggunakan OS Android membuka jalan untuk peningkatan fitur desain, kemampuan, dan komponen perangkat. Ini memungkinkan pengguna akhir menikmati fitur dan aplikasi lanjutan.

Apalagi sistem operasi open source Android mendukung jaringan 4G seperti AT&T, Verizon, Sprint dan T-mobile. Artinya, pengguna dapat menikmati koneksi internet cepat dengan biaya terjangkau. Pengguna juga memiliki kemampuan untuk memilih jaringan nirkabel yang ingin mereka gunakan, memberi mereka pilihan untuk mengadopsi konektivitas yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Selain kemampuan produsen perangkat seluler lain untuk bebas menggunakan OS open source, mereka juga dapat mengubahnya.

Google sangat mendukung inovasi apa pun yang diperkenalkan oleh produsen perangkat seluler lain dan bahkan telah mendanai inovasi tersebut. Alasan mengapa Google memilih untuk tidak masuk ke desain perangkat seluler mungkin karena ingin fokus pada bisnis intinya, yaitu periklanan dan promosi merek melalui internet.



Source by Mark J N Brown